• Kontak Kami
  • Hotline : 087804065427
  • SMS : 08561154864
  • BBM : 5AA0CCF8

Kontak Kami

Selamat berbelanja, Shopper!

Selamat datang di web ww.ButikAini.com, toko online baju muslim anak modern dan elegan Dapatkan diskon menarik di www.ButikAini.com
Beranda » Artikel Terbaru » Urgensi Keluarga Sakinah, Keluarga Islami

Urgensi Keluarga Sakinah, Keluarga Islami

Diposting pada 12 Oktober 2015 oleh nuren

Kajian Keluarga SAMARA Oleh Ustadzah Aan Rohana, Lc., M Ag.

urgensi keluarga sakinah keluarga samaraPada abad ini berbagai krisis telah terjadi pada masyarakat seperti krisis moral dan krisis ekonomi. Salah satu indikator adanya krisis moral adalah terjadinya pergaulan bebas, kecanduan narkoba, tawuran, dan lain-lain. Krisis ekonomi ditandai dengan meningkatnya kemiskinan dan pengangguran. Selain itu juga terjadi krisis pendidikan yang dapat dilihat dengan banyaknya jumlah anak-anak yang putus sekolah, tawuran siswa, dan lain-lain.

Salah satu solusi untuk menghadapi krisis tersebut adalah kembali pada institusi keluarga. Tetapi saat ini sudah terjadi juga krisis yang dialami institusi keluarga. Banyak institusi keluarga yang sudah runtuh karena mengabaikan tatanan Islam dalam berkeluarga, hilangnya keteladanan dari orang tua, adanya perselingkuhan, juga kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak yang menimbulkan banyak kasus perceraian.

Krisis Identitas Muslim

Muara dari semua krisis tersebut adalah krisis identitas muslim. Keluarga tidak luput dari krisis identitas ini. Masih ada keluarga kaum muslimin yang belum terwarnai oleh keindahan dan rahmat Islam, tidak diwarnai oleh suasana saling tolong-menolong dalam kebaikan dan  takwa. Tidak ada  upaya untuk mewujudkan suasana yang kondusif untuk menerapkan nilai-nilai Islam dalam keluarga.

Keluarga muslim seperti ini tidak akan bisa menjadi tempat melahirkan generasi harapan agama, bangsa dan negara. Suatu saat anak-anak yang dihasilkan dari keluarga seperti ini akan menjadi bencana bagi keluarga, masyarakat, dan umat manusia.

Oleh karena itulah orang yang tidak suka kepada Islam berusaha untuk menghancurkan tatanan Islami dalam keluarga muslim. Sebab keluarga muslim yang kokoh identitasnya akan mampu melahirkan generasi-generasi  baru sebagai pelopor, pemimpin dan pahlawan.

Setidaknya ada lima cara yang digunakan musuh Islam untuk meruntuhkan institusi keluarga muslim yaitu:

  1. Menghancurkan sistem pernikahan .
  2. Mendorong para muslimah untuk berhias (tabarruj) dan tidak berpakaian secara Islami.
  3. Mendorong muslimah melakukan pergaulan yang tidak sesuai syariat.
  4. Menghancukan hak qawwamah (kepemimpinan) suami dan mendorong muslimah melakukan perlawanan terhadap sistem keluarga.
  5. Mengganti peraturan perundang-undangan kepada yang tidak berpihak terhadap kepentingan perempuan, anak dan keluarga.

Keluarga Sakinah dan Islami adalah Pondasi Terbentuknya Masyarakat Madani

Islam sebagai agama yang sesuai dengan fitrah manusia dapat menyelamatkan  manusia dari krisisis moral melalui pembentukan keluarga yang sakinah; keluarga yang Islami. Karena itu keluarga muslim harus kembali kepada ajaran Islam, sebab  Islam telah memberikan perhatian yang besar dalam membentuk keluarga yang sakinah mawaddah wa rohmah yang selalu diberkahi Allah SWT. Hal tersebut telah terbukti dalam sejarah bahwa Rasulullah dan para sahabat mampu menciptakan rumah sebagai surga dalam suka dan duka serta mereka sukses melahirkan generasi terbaik dalam sejarah kehidupan manusia.

Berkeluarga harus diawali dengan akad pernikahan yang sah sebagai ikatan bersatunya suami istri.  Akad nikah yang sah harus berdasarkan Al Quran dan hadits Rasulullah. Sebab pernikahan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari agama. Sebagaimana sabda Rasulullah S.A.W.

من رزقه الله امراة صالحة فقد اعانه علي شطر دينه فليتق الله  في الشطر الباقي.

“Barang siapa yang diberi rizki oleh Allah berupa wanita shalihah, maka Allah telah menolongnya setengah dari agamanya. Maka hendaklah ia bertakwa kepada Allah dalam setengah yang lain”. (HR. Thabroni dan Hakim).

Dengan pernikahan yang sah sesuai Quran dan hadis maka bertambahlah kasih sayang antara suami istri. Masing-masing akan merasakan ketenangan, kedamaian dan kebahagiaan. Sesuai dengan firman Allah dalam QS. 30 : 21 yang sudah ditulis diatas .

ومن اياته ان خلق لكم من انفسكم ازواجا لتسكنوا اليها وجعل بينكم مودة ورحمة ان في ذالك لأيات لقوم يتفكرون

“Dan dari tanda-tanda kebesaran-Nya adalah  Dia telah menciptakan untuk kalian pasangan dari jiwa kalian sendiri agar kalian merasa tenang dan senang kepadanya dan Dia telah menjadikan  rasa  cinta dan kasih sayang diantara kalian. Sesungguhnya pada hal yang demikian itu terdapat tanda-tanda kebesaran Allah  bagi orang-orang yang berpikir” (QS. 30 : 21)

Maka pernikahan yang sah ini menjadi pondasi terbentuknya keluarga yang sakinah.

Jika suami istri bisa menyatukan visi dan misi serta persepsi dan kiprah mereka dalam berkeluarga maka akan terbentuk rumah tangga yang kokoh yang berpijak pada kasih sayang untuk bersama-sama berjuang mencapai visi dan misi keluarganya menjadikan seluruh anggota keluarga sebagai permata hati dan imam bagi orang-orang  yang bertakwa.  Sebagaimana doa kita semua yang sering kita panjatkan kepada Allah:

ربنا هب لنا من ازواجنا وذرياتنا قرة اعين واجعلنا للمتقين اماما

“Wahai Robb kami, anugrahkanlah kepada kami, pasangan kami dan keturunan kami sebagai permata hati dan jadikanlah kami sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa”. (QS. 25:74)

Suksesnya membentuk keluarga yang sakinah sekaligus  keluarga yang Islami menjadi pondasi terhadap terbentuknya masyarakat madani. Pada saat yang sama keluarga seperti itu merupakakan bagian penting yang harus ada dalam membangun bangsa dan negara sebagai baldatun thayyibatun wa robbun ghafuur.

Karena itu mari kita perbaiki diri kita masing-masing untuk menjadi muslim yang berkepribadian Islami dan bersama pasangan kita masing-masing bekerjasama membentuk keluarga yang sakinah; keluarga yang Islami.  Serta tidak lupa menyiapkan keluarga untuk bisa berkontribusi pada perbaikan  masyarakat, bangsa dan negara yang beragama dan bermartabat.

Ada beberapa unsur yang asasi dalam pembentukan keluarga sakinah; keluarga Islami diantaranya yaitu :

  1. Dibangun atas dasar takwa dan ingin beribadah kepada Allah semata.
  2. Adanya internalisasi nilai-nilai Islam dalam keluarga.
  3. Saling tolong menolong dalam kebaikan dan takwa.
  4. Situasi rumah yang kondusif dalam menerapkan nilai2 Islam.
  5. Terbentengi dari pengaruh lingkungan yang buruk,
  6. Dan lain-lain

Wallahu a’lam bishshawaab.

Dipersembahkan oleh grup WA – MANIS – MAJELIS IMAN ISLAM ?

– Twitter: @GrupMANIS
– Blog: www.grupmanis.blogspot.com

Silahkan Berkomentar

Komen

Bagikan informasi tentang Urgensi Keluarga Sakinah, Keluarga Islami kepada teman atau kerabat Anda.

Urgensi Keluarga Sakinah, Keluarga Islami | Baju Muslim Anak Perempuan Branded Aini

Komentar dinonaktifkan: Urgensi Keluarga Sakinah, Keluarga Islami

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Rp 385.000
/ Nahda Vol 26 by Baenetta

Koleksi

SIDEBAR